Mengapa Jadi Perawat?

Ilustrasi 

Literasi Perawat ~ Sedarlah! mewawancarai para perawat dari berbagai negara dan bertanya kepada mereka, ”Apa yang memotivasi Anda untuk menjadi perawat?” Inilah beberapa jawabannya.

  1. Terry Weatherson telah berpengalaman 47 tahun sebagai perawat. Sekarang, ia bekerja sebagai seorang spesialis perawat klinis di Departemen Urologi di sebuah rumah sakit di Manchester, Inggris. ”Saya dibesarkan secara Katolik dan bersekolah di sekolah-asrama Katolik,” katanya. ”Pada waktu itu, saya bercita-cita menjadi biarawati atau perawat. Saya sangat ingin melayani orang lain. Boleh dikata, itulah panggilan hidup saya. Seperti yang Anda lihat sendiri, saya akhirnya memilih menjadi perawat.”
  2. Chiwa Matsunaga dari Saitama, Jepang, telah mengoperasikan sebuah klinik miliknya selama delapan tahun. Ia menyatakan, ”Saya mengikuti pemikiran ayah saya bahwa ’yang terbaik adalah mempelajari suatu keahlian yang akan membuatmu berkualifikasi seumur hidup’. Jadi, saya memilih karier sebagai perawat.”
  3. Etsuko Kotani dari Tokyo, Jepang, kepala perawat dengan 38 tahun pengalaman sebagai perawat, mengatakan, ”Sewaktu saya masih sekolah dulu, ayah saya jatuh dan kehilangan banyak darah. Sewaktu menunggui Ayah di rumah sakit, saya memutuskan untuk menjadi perawat sehingga dapat menolong orang sakit kelak.”

Ada pula yang dimotivasi oleh pengalaman mereka sendiri sewaktu sakit. Eneida Vieyra, seorang perawat di Meksiko, berkata, ”Sewaktu saya berusia enam tahun, saya dirawat di rumah sakit selama dua minggu karena menderita bronkitis, dan pada waktu itulah saya memutuskan untuk menjadi perawat.”

Jelaslah, menjadi perawat menuntut pengorbanan diri yang besar.

http://suaraliterasiperawatindonesia.blogspot.co.id/ "Seorang penulis pemula yang sedang belajar mengasah diri menjadi lebih baik"

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengapa Jadi Perawat?"

Post a Comment