Bantuan Pemberian Makanan ASI



Definisi : Mempersiapkan ibu baru terhadap pemberian ASI pada bayinya.
Aktifitas :
  1. Berikan secara dini kesempatan kontak ibu dan bayi untuk pemberian ASI kurang dari 2 jam setelah melahirkan.
  2. Bantu orang tua dalam mengidentifikasi isyarat arousal bayi dengan kesempatan untuk mempraktekan pemberian ASI.
  3. Monitor kemmpuan bayi untuk mengisap.
  4. Dorong ibu untuk meminta bantuan dengan usaha yang dini kepada perawat, menyempurnakan 8-10 kali pemberian ASI dalam 24 jam.
  5. Monitor kemampuan bayi untuk menggenggam putting dengan benar (seperti : keterampilan “latch-on”).
  6. Dorong kenyamanan dan privasi dalam usaha yang dini untuk pemberian ASI.
  7. Dorong ibu untuk tidak menahan atau membatasi waktu bayi mengisap.
  8. Instruksikan ibu pada posisi yang tepat.
  9. Instruksikan teknik yang tepat untuk kesempatan mengisap terhadap perawatan bayi.
  10. Monitor integritas kulit dari putting.
  11. Instruksikan perawatan putting, termasuk bagaiman mencegah rasa sakit.
  12. Diskusikan penggunaan pompa ASI jika bayi yang baru lahir tidak dapat untuk memulai pemberian ASI.
  13. Monitor perasaan peningkatan payudara dalm responnya terhadap keperawata dan atau pompa.
  14. Informasikan ibu dari pilihan pompa yang ada jika dibutuhkan untuk mempertahankan laktasi.
  15. Instruksikan bagaimana mengontrol bendungan payudara dengan mengosongkan setiap waktu dengan perawatan atau pemompaan.
  16. Instruksikan tempat penyimpanan dan hangatkan ASI.
  17. Berika formula pengganti hanya ketika penting atau perlu.
  18. Instruksikan ibu bagaimana menepuk punggung bayi yang baru lahir.
  19. Instruksikan ibu pada karakteristik normal dari pengososngan dan berak
  20. Monitor reflek letdown (kekecewaan).
  21. Instruksikan ibu diet yang seimbang selama laktasi.
  22. Dorong ibu untuk minum cairan untuk kepuasan dahaga.
  23. Dorong ibu untuk menghindari penggunaan sigaret dan mengontrol pil kelahiran sampai laktasi dengan baik.
  24. Instruksikan ibu tentang dorongan pertumbuhan bayi.
  25. Dorong menggunakan kenyamanan, katun dan mendukung perawatan bra.
  26. Insturksikan untuk menghindari pengguanaan alas perawatan dari plastic atau linen.
  27. Dorong ibu untuk kontak dengan praktisi perawat kesehatan sebelum menggunakan pengobatan ketika dalam perawatan.
  28. Identifikasi system dukungan ibu untuk mempertahankan laktasi.
  29. Dorong periode istirahat yang sering.
  30. Dorong laktasi terus-menerus setelah kembali bekerja atau sekolah.berikan pesan tertulis untuk penguatan instruksi dirumah.
  31. Rujuk ibu untuk konsultasi laktasi dengan tepat.
Sumber bacaan :

Olds, S.B., London, M.L., & Ladewig, P.A. (1992). Maternal-newborn nursing ; A family
            Centered approach (4th ed.). Menlo Park, CA : Addison-Wesley.
Riordan, J., & Auerbach, K. (1993). Breastfeeding and human lactation. Boston : Jones &
            Barlett, Publishers.



http://suaraliterasiperawatindonesia.blogspot.co.id/ "Seorang penulis pemula yang sedang belajar mengasah diri menjadi lebih baik"

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bantuan Pemberian Makanan ASI"

Post a Comment