Perawat Mulia Mengejar Jariyah


Literasi Perawat ~ Memilih profesi ini sebagai bagian dan takdir hidup memang memberi banyak kelebihan dan kekurangan, namun bila terlalu sering membandingkan dan melihat kesuksesan profesi lain yang jauh lebih sejahtera daripada profesi ini maka hal tersebut menjadi pertanda bahwa masa profesi ini akan tetap dipandang memiliki banyak kekurangan.

Melihat kedalam akan kekurangan rasanya harus tetap dilakukan, namun membandingkan apalagi mengulas berbagai ratapan yang di derita perawat rasanya optimisme berkurang. Oleh karena itu maka kembali menegaskan bahwa keperawatan merupakan profesi mulia adalah ikhtiar bersama untuk membangun nilai luhur profesi ini agar di lihat oleh generasi selanjutnya sebagai profesi mulia penuh jariyah.

Mengagungkan profesi ini tentu bukan kata semata, terlebih banyak orang yang sebelum nya pernah merasakan kasur rumah sakit memberi apresiasi bahwa tanpa perawat  tidak mungkin aktivitas di rumah sakit dapat sepenuhnya dilakukan. Tanpa perawat mana mungkin konsep kolaborasi akan terlaksana dengan baik, apalagi yang paling ditakutkan jika perawat mogok bekerja, bayangkan apa yang akan terjadi nantinya.

Kita dan profesi lain adalah satu tubuh dengan fungsi masing-masing. Jika setiap profesi di ibaratkan  menjadi jantung, hati ataupun paru-paru maka kebersamaan dalam bekerja dengan perbedaan fungsi rasanya terlihat begitu serasi. Begitu indah perbedaan, Tuhan memang menciptakan setiap manusia dengan keunikan tersendiri begitupun setiap profesi selalu menyimpan kelebihan dan kemanfaatannya.

Jadi, ketika kita sudah berada dalam profesi ini, ceritakan kepada generasi selanjutnya, entah keluarga maupun orang yang berharap amal jariyah bahwa perawat adalah salah satu pilihan dari sekian PILIHAN lainnya. Katakan dan ceritakan pada generasi selanjutnya bahwa dengan profesi ini kita bisa sujud lebih awal di masjidil haram, menikmati pemandangan bunga dan salju di Jepang, merasakan pergantian musim di Australia maupun menikmati indahnya Kanada.

Bekerja sesuai dengan kedirian masing-masing adalah semangat awal membangun optimisme diri, selebihnya memberi manfaat dari profesi yang kita geluti saat ini merupakan keharusan agar penilaian Tuhan menjadi kebaikan bagi kita di fase pergantian alam nantinya.

Saudi Arabia, 10 Februari 2018
Achir Fahruddin

http://suaraliterasiperawatindonesia.blogspot.co.id/ "Seorang penulis pemula yang sedang belajar mengasah diri menjadi lebih baik"

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perawat Mulia Mengejar Jariyah"

Post a Comment